Monday, 26 October 2015

Download 25 Pack Action Photoshop Paling Joss

Download 25 Pack Action Photoshop Paling Joss


Action Photoshop ini akan memudahkan pekerjaan seorang fotografer atau editor foto atau desainer grafis.  Ketika ingin membuat foto dengan efek tertentu namun ingin kerja lebih cepat tanpa mikir, maka action ini bisa digunakan.  Akan tetapi kepuasan yang didapatkan tentu berbeda ketika kita mengedit foto step by step sesuai dengan kemampuan kita sendiri.  Terlalu over menggunakan action pun akan menjadikan kita kurang kreatif.  Maka bijaksanalah menggunakannya. :)
Berikut ini skrinsut kumpulan action photoshop yang bisa di download beserta link downloadnya, terdiri dari 25 pack namun efek detailnya mencapai ratusan karena tiap pack berisi lebih dari satu jenis action.

Previewnya sudah terlihat menantang diatas, waktunya mencoba di Photoshop. Silakan download seluruh action photoshop diatas dengan mengklik link Download dibawah ini.


idesainesia.com/download/2303/


Butuh bantuan cara instalasi actions di Photoshop? Coba cek disini.

Thanks to : http://idesainesia.com

Membuat Bubble Typo dengan CorelDraw


Membuat Bubble Typo dengan CorelDraw



Bubble TypoBelajar desain grafis tak bisa lepas dari tipografi.  Seni bermain huruf yang membuat kita bisa berekplorasi banyak hal untuk menghasilkan karya desain yang unik dan menarik, salah satunya membuat bubble typo.  Tipografi bisa menjadi hal yang sangat penting ketika kita membuat desain untuk publikasi semacam poster, brosur, billboard, banner maupun t-shirt.
Berikut ini tutorial simpel membuat bubble typo atau tulisan yang menggelembung menggunakan CorelDraw dengan memanfaatkan tool dasar Artistic Media (I).  Sangat mudah prakteknya, hanya saja membutuhkan kreativitas untuk membuat goresan yang artistik dan menarik. Tutorial ini sudah saya share di Fenstermedia dalam bahasa Inggris dan tak ada salahnya dibagi di blog ini bagi para pembaca yang terhormat. Mari kita simak.

Langkah I

Buka dokumen baru (Ctrl+N). Saya menggunakan salah satu brush Artistic Media untuk membuat tulisan. Klik Artistic Media (I) di toolbox lalu pada preset pilihlah Rounded Stroke. Lihat gambar.
Artistic Media

Langkah 2

Mulai menggambar. Dengan menggunakan brush Rounded Stroke tersebut kita akan menggoreskan sebuah tulisan. Disinilah imajinasi dan kreativitasmu diperlukan. Untuk membuat goresan yang bervariasi, gunakan bermacam ukuran yang bisa diset di Stroke Width.
menggambar obyek

Langkah 3

Setelah selesai membuat tulisan, maka kita perlu memisahkan memisahkan stroke asli dan hasil goresan brush untuk proses editing lebih lanjut. Caranya: Gunakan preview wireframe (menu: View>Wireframe) sehingga akan terlihat garis-garis ditengah rounded brush yang telah kita buat. Select/pilih semua gambar lalu klik menu Arrange>Break Artisric Media Group atau gunakan Ctrl K. Setelah proses ini, kedua bagian akan terpisah. Hapuslah semua garis yang berada ditengah tiap gambar.
Menghapus Garis

Langkah 4

Setelah semua garis terhapus, kembalikan preview ke Normal atau Enhanced Preview. Kita bisa melalukan pengeditan obyek lebih lanjut jika terasa kurang sempurna.
Edit Lanjutan
Setelah masing-masing obyek sudah sesuai keinginan, gabungkan semua obyek menggunakan perintah Weld (menu: Arrange>Shapping) atau gunakan menu di Property Bar. Pada langkah ini kita bisa memberi warna pada obyek dan memberi outline menggunakan efek Contour.
Menambah Efek
Setelah proses ini, gambar sudah terlihat bentuknya. Agar lebih menampakkan efek 3D maka kita perlu menambahkan beberapa elemen semacam bayangan atau garis potong. Lihat gambar.
Elemen Tambahan
Hasil Akhir (klik untuk memperbesar)
Nah lebih menarik kan? Bubble Typo sudah terlihat lebih berdimensi daripada sebelumnya. Bermainlah dengan warna dan shape baru untuk membuat variasi lain yang lebih menarik.Selamat mencoba, Kawan!
variasi-bubble-typo

Thanks to : http://idesainesia.com

10 Tips Meningkatkan Kemampuan Sebagai Desainer Grafis

10 Tips Meningkatkan Kemampuan Sebagai Desainer Grafis


desain-grafis
Desain grafis adalah bidang yang dinamis,selalu berubah dengan cepat baik secara teknis maupun kreatif. Kita tidak bisa stagnan dalam satu posisi sementara dunia luar telah berubah pada sisi yang lain.  Mau tak mau kita harus meningkatkan kemampuan sebagai desainer grafis, keluar dari kotak dan menemukan hal-hal baru agar mampu bersaing dengan mengandalkan kemampuan kita.
Anda yang harus mendidik diri sendiri menjadi lebih berkembang.  Jangan takut ‘melanggar’ karena tidak ada pakem nyata dalam desain grafis. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menumbuhkembangkan kreativitas dalam diri agar tidak ketinggalan jaman dan mampu mengikuti perkembangan desain grafis yang selalu berubah dari waktu ke waktu.

Menjadi Kolektor

Banyak hal yang menarik disekitar kita. Ketika menemukan desain yang menarik dan menginspirasi, simpan itu. Baik itu gambar-gambar dari internet, poster, majalah, tabloid dll.  Simpan dengan rapi dan tertata sehingga bisa dengan mudah diakses kapan saja.  Jika Anda menyimpan file-file dari internet, manajemen folder sangat penting diperhatikan.  Beri nama dengan jelas pada setiap folder masing-masing hal. Misalnya poster, brosur, manipulasi gambar dll.
membeli-buku

Membeli Buku

Koleksi buku sebanyak-banyaknya.  Buku tidak akan busuk meskipun disimpan dalam waktu lama.  Sisihkan uang jajan, dan buat target untuk membeli buku 1 dalam sebulan misalnya. Cari buku-buku yang menginspirasi, baik itu majalah maupun buku karya para master dibidangnya.  Tidak rugi jalan-jalan sebulan sekali ke Gramedia misalnya.  Selain penyegaran mata, siapa tau menemukan buku baru yang menari untuk dikoleksi.

Membaca Blog Desain

Internet adalah dunia yang tak terbatas. Hal apapun bisa kamu temuka di internet.  Cari blog-blog yang mengupas tentang desain grafis untuk menemukan inspirasi baru dan tahu perkembangan desain grafis. Jika kebingungan, cukup ketik keyword di Google dan kamu akan dibawa menjelajahi dunia tanpa batas.  Jangan lupa mem-bookmark website atau blog yang menarik dan menginspirasi.

membuat blogMembuat Blog Desain

Dulu saya membuat blog desain karena berfikir untuk mendokumentasi apa yang saya tahu dan temukan.  Ketika kamu mempunyai blog, pasti akan merangsang diri lebih aktif, baik itu aktif menulis maupun berselancar mencari hal baru.  Keuntungannya, kamu akan mempunyai dokumen pribadi, selain itu kamu bisa berinteraksi dengan banyak orang melalui blog.  Gunakan layanan blog gratis semacam WordPress atau Blogger atau akan lebih bagus jika menggunakan domain dan hosting pribadi.  Tidak harus menggunakan paket yang mahal, sesuaikan budgetmu. Coba cek di Hosting Murah Indonesia, dan kamu bisa pilih paket yang sesuai.

Bergabung dan Aktif di Komunitas Desain

Komunitas bisa menjadi sumber inspirasi yang luar biasa.  Apalagi jika kamu seorang freelancer.  Anda tentu butuh obrolan, kritik dan sharing. Tidak hanya mengimprovisasi diri tetapi akan dengan cepat mengikuti perkembangan sehingga akan meningkatkan kemampuan sebagai desainer grafis.  Cobalah bergabung dengan komunitas desain di Kaskus, atau bergabung dengan banyak group di Facebook yang bertebaran.  Jika kamu aktif di Twitter, tak ada salahnya kamu follow para master dibidang desain grafis.

Mengambil Banyak Foto

Sebagai manusia, apalagi yang masih muda tentu suka jalan-jalan.  Kemanapun, baik itu rekreasi, nongkrong, ke kafe, ke mall, ngopi bareng temen dll.  Tanpa kita sadari banyak hal yang menarik disekitar kita. Ketika menemukan suatu yang menarik, kenapa tidak kita jepret sebagai dokumentasi.  Handphone jaman sekarang sudah dibenamkan kamera yang bagus-bagus, meskipun jika pake kamera digital akan lebih baik

Membuat Proyek Palsu

Palsu disini bukan dalam arti negatif.  Ketika kamu sedang banyak waktu luang, cobalah membuat sebuah proyek yang ditentukan sendiri.  Pilih satu nama perusahaan lalu kerjakan proyeknya mulai dari logo, stationery sampai hal desatil jika perlu semisal brosur, poster, website dll.  Tidak ada keterbatasan disini, jadi berkreasilah seluas mungkin, out of the box.  Tidak ada klien beneran yang mengintimidasi dan mendikte, so kamu bisa berkreasi seliar mungkin.

Redesain Karya Orang Lain

Kegiatan ini ini bisa memicu kemampuan pro aktif.  Suatu kali kamu menemukan sebuah desain lalu muncul ide baru dari desain yang kamu lihat, cobalah mendesain ulang.  Jika membuatnya menjadi lebih baik, maka kamu telah berhasil melawan keterbatasan pikiran,

Redesain Karya Sendiri

Buka file lama pekerjaan kamu. Ketika muncul pemikiran baru yang belum terlintas saat mendesain pada waktu itu, coba bongkar ulang dan bkin desain baru.  Ini akan meningkatkan kemampuanmu.

Perbanyak Teman Desainer Grafis

Banyak teman itu tidak rugi.  Apalagi teman yang lebih berbakat dan banyak pengalaman daripada kita. Kita bisa sharing, bertanya bahkan tau tips trik tertentu yang mungkin tidak bisa ditemukan ditempat lain.

Thanks to : http://idesainesia.com

Kreativitas vs Software: Siapa Yang Menang?

Kreativitas vs Software: Siapa Yang Menang?


Kesempatan kali ini saya mau sharing tentang fenomena yang terjadi di beberapa social media ketika sebuah karya desain dihargai dari sebuah software pembuatnya bukan dari esensi kreativitasnya. “Sakitnya tuh disini…” (sambil pegang dada).
Mungkin kamu pernah mendengar komentar seperti ini
“Wah ilustrasinya bagus, bikinnya pake software apa?”
“Mas, Mba kalo bikin logo kayak gitu pake Corel, AI, atau Photoshop? Berapa lama ya? Kalo masternya cari dimana ya?”
“Wahh bagus ya itu kalo mengkilat-mengkilat itu pake efek apa di Photoshop-nya?”
Mungkin kamu sebagai si pembuat karya yang mati-matian membuat konsep, riset, sketsa, proses digitalisasi hingga akhirnya menjadi sebuah karya desain. Mendengar komentar seperti itu seperti nelen biji kedondong. Mau makin ditelen sakit, mau dikeluarin udah nanggung sakit juga, yahh serba salah kaya pake baju basah habis kena ujan, dipake dingin gak dipake masa ia gak pake baju. Tapi semua harus disikapi secara bijak. Tidak mudah memang menyamakan persepsi kita dengan persepsi orang lain, apalagi dengan banyak orang diluaran sana yang mulai mengaku desainer hanya dengan modal bisa menggunakan salah satu software desain tanpa tahu design thinking, apa kabar brainstorming, apa kabar mind mapping dan lain sebagainya yang memang harus “berproses”, atau mengaku kreatif hanya dengan membuat sebuah gambar digital yang persis seperti tutorial tanpa menggunakan teknik Amati Tiru Modifikasi.
kreativitas-vs-software

Cara menjadi Kreatif?

Untuk jadi kreatif sebenarnya gampang, karena itu sudah ada di dalam diri masing-masing manusia, mau dia tentara, arsitek, akuntan, desainer bahkan pengangguran sekalipun yang dibutuhkan adalah pembiasaan. Edward de Bono adalah salah satu eksponen dalam pemikiran kreatif. De Bono bilang bahwa otak manusia memiliki satu keunggulan (dan sekaligus kelemahan), yaitu terprogram untuk membuat pola aktivitas berdasarkan rutinitas kita. Jadi setiap pagi memang tidak perlu pusing lagi berfikir caranya mandi, caranya memakai jam tangan, cara ngupil, cara nyisir dan lain sebagainya.
Jika aktivitas semacam ini harus ditimbang-timbang habislah waktu kita. Nah berfikir kreatif adalah sebaliknya. Kita melatih otak untuk mencari alternatif terhadap kebiasaan-kebiasaan tersebut. Kita mengajak otak untuk “mengunjungi rute yang tak lazim”, begitu kata De Bono.

Apa Fungsi Software?

Bicara soal apa itu software ini menurut Oxford Dictionaries: “Software is the programs and routines for a computer or the program material for an electronic device which make it run.”
Kalau saya pribadi bilang software itu hanya sebuah perangkat ‘penterjemah’ perintah-perintah yang dijalankan pengguna komputer untuk diteruskan ke atau diproses oleh perangkat keras yang diciptakan oleh manusia dengan segala akal pikirannya untuk memudahkan pekerjaan yang nantinya akan digunakan lagi oleh manusia itu sendiri “dengan kreativitasnya” jika dalam hal ini adalah software desain ya untuk menunjang sebuah karya desain yang estetis dan komunikatif.
Jadi peran utama dalam sebuah karya desain tetap terletak pada kemampuan kreativitas si pembuat karya/desainer dengan kemampuan menggunakan software desain sebagai alat penunjangnya.

Konklusi

Jika dalam kasus ini pertarungan antara software dan kreativitas ya memang harus dilihat konteksnya, kreativitas bisa ko menjadi software asalkan memposisikan otak sebagai hardwarenya, bagaimana kreativitas  diinstal dan dibiasakan,dan software desain juga bisa mengasah kreativitas, dengan ketekunan dan rasa ingin tahu yang tinggi dan kemampuan eksplorasi dari si pembuat karya. Jadi semua hal kembali pada diri sendiri. Bahwa untuk membuat sebuah karya ada pada kemampuan kamu mengolah rasa, mengumpahkan ide kedalam sketsa lalu diteruskan kedalam sebuah gambar maya. Software itu hanya penunjang, tapi kreativitas itu mutlak.

Thanks to : http://idesainesia.com

Tutorial Membuat Efek Teks Pecah di CorelDraw

Tutorial Membuat Efek Teks Pecah di CorelDraw


Cethar Membahana
Pada tutorial ini kita kita akan belajar trik mudah membuat efek teks pecah menggunakan CorelDraw.  Teknik ini bisa kita lakukan hanya dalam beberapa menit menggunakan tool sederhana. Tutorial ini cocok bagi newbie yang sedang belajar mengekplorasi teknik-teknik baru menggunakan CorelDraw. Seperti tampak pada preview hasil akhir diatas, maka mari kita lihat langkah-langkah membuatnya.

Langkah 1

Pada dokumen CorelDraw yang sudah terbuka, ketik tulisan yang ingin diaplikasikan efek teks pecah.  Pada contoh ini saya menuliskan CETHAR (tanpa membahana).  Anda bisa mencoba dengan tulisan lain yang disukai.
efek-teks-pecah-1

Langkah 2

Diatas tulisan / teks, buatlah garis-garis melintang / memotong huruf. Garis ini nanti berfungsi sebagai garis potong yang akan memisahkan bagian-bagian huruf sehingga Anda bisa berksplorasi sekreatif mungkin.  Untuk membuat garis lurus, gunakan Freehand (F5) sambil menekan Ctrl. Setelah garis selesai dibuat, seleksi semua garis tersebut menjadi satu kemudian lakukan perintah Combine (Arrange > Combine / Ctrl+L) untuk menyatukan garis-garis tersebut.
efek-teks-pecah

Langkah 3

Setelah garis di Combine, tebalkan garis menjadi 1 points kemudian konversi garis tersebut menjadi obyek menggunakan Ctrl+Shift+Q (Arrange > Convert Outline to Object). Setelah garis menjadi bentuk obyek, kita akan melakukan proses pemotongan teks menggunakan perintah Trim.  Seleksi kedua obyek (Garis dan teks).  Ingat seleksi garisnya dulu baru kemudian teksnya lalu klik Trim.  Caranya bisa klik tombol Trim di menu atas (lihat gambar) atau Arrange > Shaping > Trim.  Geser atau hapus garis maka teks sudah dalam kondisi terpotong jika eksekusi dilakukan secara benar.
efek-teks-pecah

Langkah 4

Pisahkan teks yang sudah terpotong tersebut menggunakan perintah Ctrl+K (Arrange > Break Curve Apart).  Maka kita bisa menggeser obyek dari teks tersebut satu persatu untuk membuat efek pecah / tercerai berai.  Pada langkah ini silakan bereksperimen untuk membuat efek pecah yang paling bagus.
efek-teks-pecah-4

Langkah 5

Efek teks pecah sudah selesai.  Langkah selanjutnya membuat background. Agar lebih artistik, kita akan membuat efek cahaya sebagai background. Langkah pertama, buatlah segitiga memanjang lalu klik dobel obyek tersebut dan geser pusat obyek ke sisi paling atas. Buka jendela Transformation (Arrange > Transformation > Rotate). Lihat gambar. Pada kolom Angle masukkan angka 15. Pada kolom copies isikan 1 lali klik Apply.
efek-teks-pecah

Langkah 6

Kemudian klik Ctrl+D (Duplicate) sampai obyek segitiga membentuk lingkaran penuh.  Seleksi lalu tekan Group.
efek-teks-pecah

Langkah 7

Buatkah kotak yang diberi warna gradasi sebagai dasar background. Kemudian posisikan segitiga melingkar yang telah digrup tadi menjadi sejajar (center) dengan kotak tersebut.  Untuk proses center yang cepat: pilih segitiga melingkar kemudian obyek kotak lalu tekan C+E.
Setelah posisi sejajar lakukan perintah power clip untuk memasukkan segitiga ke dalam kotak.  Pilih segitiga kemudian klik Effects > Power Clip > Place Inside Container.  Klikkan panah hitam yang mumcul pada kotak background maka otomatis segititiga / cahaya akan masuk ke dalamnya.
efek-teks-pecah

Langkah 8

Taruh tulisan CETHAR pada tengah background.  Berikan efek shadow untuk menambah efek dimensi tulisan. Selesai.
efek-teks-pecah
Cethar Membahana

Pengamatan dan meniru sering menjadi langkah menuju kematangan kreativitas.  Orang yang cerdas dan berwawasan akan mengubahnya menjadi sebuah inovasi. – Pete Episcopo

Thanks to : http://idesainesia.com

Tutorial: Membuat Halftone dengan Photoshop

Tutorial: Membuat Halftone dengan Photoshop


Halftone adalah teknik reprografi yang mensimulasikan citra tone berkelanjutan melalui penggunaan titik, bervariasi baik dalam ukuran, dalam bentuk atau dalam jarak. “Halftone” juga dapat digunakan untuk merujuk secara khusus untuk gambar yang dihasilkan oleh proses ini. [wikipedia]
Dalam kegiatan mendesain sendiri, membuat visual halftone bisa menggunakan bermacam teknik.  Bisa membuat secara manual maupun filter efek yang biasanya sudah disertakan dalam program grafis.
Membuat Halftone denga Photoshop 1
Nah pada tutorial berikut ini saya ingin berbagi tentang cara membuat halftone dengan Photoshop.

Step by step

1. Buatlah dokumen baru 600 x 600 pixel.
Membuat Halftone denga Photoshop 2
2. Buat lingkaran pada layer baru kurang lebih 240 x240 pixel dan isi dengan warna hitam. Kemudian berikan efek Gaussian Blur 30 pixel (Filter>Blur>Gaussian Blur).
Membuat Halftone denga Photoshop 3
3. Lakukan seleksi pada lingkaran yang telah diblur tersebut.  Caranya tekan Ctrl+klik pada layer.  Setelah terbentuk seleksi, lakukan inverse selection (Ctrl+Shift+i).
Membuat Halftone denga Photoshop 4
4. Buatlah new layer lalu tekan Q (Quick Mask Mode). Akan terlihat warna merah yang mengisi seleksi obyek. Kemudian berikan filter halftone (Filter>Pixelate>Color Halftone) dengan pengaturan seperti pada gambar dibawah. Bentuk dasar visual halftone sudah terlihat namun ini belum final.
Membuat Halftone denga Photoshop 5
5. Tekan Q untuk mengembalikan quick mask mode ke mode standar. Setelah muncul seleksi, tekan Ctrl+Shift+i (inverse selection) lagi.  Dan isilah seleksi yang terakhir dengan warna menggunakan Paint Bucket Tool atau Fill (Shift+F5).  Dan gambar halftone sudah jadi.
Membuat Halftone denga Photoshop 5

Konklusi

Tutorial cara membuat halftone dengan Photoshop diatas hanya tutorial standar dan sederhana.  Untuk menghasilkan bentuk-bentuk halftone yang lain, cobalah untuk mengeksplorasi lebih lanjut baik itu pada pengaturan Gaussian Blur atau pada filter halftone itu sendiri. Selamat mencoba.

Thanks to : http://idesainesia.com

Thursday, 22 October 2015

Tips Freelancer: Mengubah Klien Biasa Menjadi Klien Tetap

Tips Freelancer: Mengubah Klien Biasa Menjadi Klien Tetap


freelance

Menjalani profesi sebagai freelancer, baik itu freelance writer, coder, designer, or something else, tidak pernah lepas dengan H2C. Ya, harap harap cemas. Submit logo di beberapa kontes di logo tournament tidak kunjung menang, crowdspring pun tak kunjung bintang, apalagi 99design not interested. Begitu pula proposal project yang diposting di odesk, elance, scriptlance, semuanya kalah dengan freelancer lain dari india atau rumania.
Sedangkan, setiap bulan seorang freelancer dihadapkan pada personal expenses untuk melanjutkan kehidupan, sedangkan income kita bergantung dengan adanya project dari klien. Tentunya, project tersebut adalah project yang berkaitan dengan profesi dalam kegiatan freelancing. Jika dalam satu bulan saja freelancer tidak mendapatkan project dari klien, maka bisa dipastikan seorang freelancer terpaksa menginjak rem untuk menjalani hidup dengan normal. Atau dengan kata lain, freelancer tersebut harus melakukan penghematan disana – sini.
Agar income menjadi relatif normal, maka seorang freelancer harus mendapatkan fixed‐client atau klien tetap. Tulisan ini akan mengulas tips dan trik tentang bagaimana cara mengubah klien biasa menjadi klien tetap.

Be their Friend!


Komunikasi yang baik antara seorang freelancer dan klien, perlu dibangun agar hubungan yang terjalin antara keduanya lebih dari sekedar hubungan kerja. Lebih dari itu, kita bisa menjadikan klien kita sebagai teman atau bahkan sahabat kita. Hubungan tersebut dapat kita jalin dengan cara – cara sebagai berikut :
Profiling.
Pertama yang perlu dilakukan adalah, profiling! Proses profiling ini menjadikan freelancer tahu lebih banyak siapa, bagaimana, dan seluk beluk lainnya tentang klien. Ada sebuah pepatah bilang “tak kenal maka tak sayang” – dalam dunia freelancing, pepatah ini sangat berlaku.
Profiling dapat dilakukan dengan googling nama lengkap, nomor telepon, atau alamat email. Bisa juga dilakukan dengan cara penggalian data lewat facebook. Apalagi, kalau klien tidak mengatur opsi privasi dalam akun facebook mereka, kita bisa mendapatkan semua informasi tentang klien tersebut dengan tanpa menjadi teman mereka di facebook. Misalnya, foto, wall post, likes, dan lain – lain.
Small talks.
Ngobrol yang ringan – ringan, sesekali perlu dilakukan. Nanyain cuaca, tren ekonomi di negaranya klien, atau bahkan sekedar cerita tentang keluarga kita, cukup membantu untuk dijadikan bahan omongan ringan. Ngobrol ringan atau biasa disebut small talks, dapat membantu meringankan beban pekerjaan yang terkadang membuat stress kedua belah pihak, baik freelancer maupun klien. Jangan ragu – ragu untuk mengawali small talks, karena klien masih manusia normal, bukan alien yang tidak bisa diajak ngobrol :).
freelance-1
Misalnya, dari langkah sebelumnya, yaitu profiling, didapatkan bahwa klien tinggal di kota san diego, negara bagian california, amerika. Lalu dilakukan pencarian berita melalui situs – situs berita seperti CNN, Huffingtonpost, dan lain – lain, tentang sebuah kejadian di kota tersebut. Lalu didapatkan bahwa baru saja dilakukan pemilihan walikota untuk kota San Diego.
Seorang freelancer bisa saja memulai pembicaraan dengan “I wish John Doe won the San Diego mayor election!”. Pastinya, klien akan merasa kaget, dan dalam hati, klien berfikir “freelancer ini orang Indonesia, atau orang San Diego??” – lalu klien bertanya “Do you live in San Diego?”. Satu pertanyaan yang menjebak sekaligus membingungkan. Jawaban yang bersifat menghindar dan cukup memuaskan adalah “Nope, I love San Diego. Specially, The Chargers” – chargers disini adalah team American Football (NFL) dari kota San Diego. Dengan sedikit bantuan google, maka kita dapat dengan mudah mendapatkan bahan obrolan untuk melakukan small talks. Asal tidak berlebihan, obrolan – obrolan ringan ini akan dapat membuat klien merasa nyaman dalam berkomunikasi dengan freelancer.
Know what your client likes.
Dalam berkomunikasi, ketika dua orang atau lebih menjalin pertemanan, salah satu faktor penyebabnya adalah mereka mempunyai kesamaan dalam hal hobby. Misalnya, suka nge‐band, memancing, surfing, atau hal – hal lainnya. Dengan menggali hobi klien, kita mendapatkan kesempatan lebih besar untuk memulai small talks, untuk kemudian terbangun kesamaan pemikiran. Hal ini perlu dilakukan agar small talks tidak membosankan. Jika small talks yang dibangun membosankan, klien akan merasa terganggu dengan obrolan – obrolan yang terbangun. Lain hal nya jika small talks diawali dengan hal – hal yang disukai oleh klien, maka small talks terkadang bisa berubah menjadi sebuah project :).

Instead of working as an outsource, be a consultant.


Hubungan kerja yang terjalin antara seorang freelancer ada beberapa model, antara lain bekerja dalam bentuk per project (fixed project), bekerja dalam bentuk per jam (hourly project), atau bekerja sebagai konsultan (project consultant). Bekerja dalam bentuk per project maupun per jam, menjadikan seorang freelancer tidak lebih dari sekedar “pegawai” yang berangkat ke kantor pagi pulang sore. Pekerjaan ini walaupun tidak terikat waktu, cukup membosankan, dan reward atas pekerjaan pun dalam standar “normal” saja. Lain halnya jika freelancer tidak bekerja selayaknya tenaga outsource, melainkan bekerja sebagai konsultan.
freelance-3
Sebagai konsultan, freelancer akan mendapatkan beberapa keuntungan, antara lain ikut menentukan project apa yang harus diputuskan oleh klien untuk kemudian dikerjakan baik oleh freelancer. Keuntungan lainnya adalah, freelancer dapat dengan mudah menaikkan harga dari jasa yang dijual, lebih dari sekedar melakukan pekerjaan writing, coding, designing, atau yang lainnya.
Perbedaan utama dari pekerjaan outsource freelancer dibandingkan dengan freelancer yang bersifat konsultan, seorang konsultan menawarkan solusi – solusi, sedangkan outsource freelancer hanya mengeksekusi perintah dari klien. Sebagian freelancer memang cocok hanya menjadi eksekutor perintah klien. Namun, jika memungkinkan untuk menjadi seorang konsultan, kenapa tidak? Toh, menjadi seorang konsultan lebih menyenangkan, baik dari sisi tantangan pekerjaan, maupun reward yang didapatkan.
Berikut ini adalah langkah – langkah bagaimana seorang outsource freelancer menjadi seorang freelance consultant.
Brand Yourself!
Seorang konsultan yang baik harus melakukan branding terhadap diri sendiri, terutama untuk kepentingan skill imaging. Seorang freelance designer, misalnya, bisa melakukan branding dengan membangun situs untuk mengeksploitasi skill yang dimilikinya.
Sebagai contoh, menulis artikel tentang review kemasan produk. Hal – hal yang kecil seperti ini (review kemasan produk), dapat mengantarkan image “product packaging consultant” untuk melekat pada nama freelancer tersebut.
Contoh yang lain, seorang coder, pada blog nya menulis artikel tentang cms wordpress, bagaimana cara tweaking wordpress, mengubah wordpress menjadi situs yang powerfull, dan lain sebagainya. Kegiatan menulis yang kontinyu akan mengantarkan image “wordpress ninja” pada title freelance tersebut. Kunci utama dalam proses branding ini adalah : dilakukan secara kontinyu. Jika proses ini dilakukan dua bulan sekali atau bahkan enam bulan sekali, maka proses branding ini akan menjadi sia – sia belaka :). Menginvestasikan 2 jam waktu setiap hari diluar jadwal kerja untuk melakukan proses branding setiap hari, akan membawa seorang freelancer lebih dekat dengan kesuksesan yang akan dicapai.
Love your work, work your love!
Menjadi penting bagi seorang freelancer untuk mencintai apa yang dilakukan dalam pekerjaan sehari – hari. Dengan mencintai sebuah pekerjaan, seseorang akan merasa ringan melakukan pekerjaan tersebut. Sebuah quote yang diambil dari blog hidup cerdas :
“Ideal business is when the cost of making yourself happy is small compared to the profit your happiness brings you.”
Dengan bahasa lain, pekerjaan yang ideal adalah ketika harga kebahagiaan itu lebih rendah dibandingkan keuntungan yang dihadirkan dari kebahagiaan tersebut. Seorang freelance designer yang mencintai pekerjaan nya, dapat dengan mudah menyelesaikan sebuah design kemasan minuman yang dihasilkan dari buah segar. Harga untuk menyelesaikan design ini adalah kerja mulai skecthing, wireframing, dan executing selama 12 jam, 4 jam dalam 3 hari. Harga ini tidak terasa berat, karena freelance designer ini mencintai apa yang dilakukannya.
Lalu dia mendapatkan $2,000 untuk design kemasan minuman buah segar tersebut. Tentunya, dibandingkan dengan 12 jam, reward $2,000 adalah jauh lebih besar. Pada keadaan ini, tercapai apa yang disebut pekerjaan ideal.
Pada kasus lain, seorang freelance designer lain mengerjakan sebuah flyer selama 6 jam, untuk reward $350. Karena 6 jam proses kerja dilakukan dengan penuh rasa bahagia, $350 pun terasa lebih besar daripada 6 jam proses kerja yang menyenangkan. Pada keadaan ini, tercapai pula status pekerjaan ideal.
Intinya, rasa bahagia karena mencintai apa yang kita kerjakan, itu sangat penting bagi seorang freelancer. Ketika rasa cinta terhadap pekerjaan ini tumbuh subur dihati, maka tidak akan terasa beda, antara kerja dan nge‐game. Menyenangkan, bukan?
Give something to your client.
Prinsip kerja seorang Don Vito Corleone, atau anaknya, Don Michael Corleone, adalah menanam bibit – bibit untuk kemudian hari diambil buahnya. Dengan kata lain, ketika seseorang membutuhkan pertolongan, maka seorang godfather dengan senang hati membantunya, untuk kemudian hari diminta “balas budi” nya.
freelance-2
Tidak serumit bisnisnya godfather mafia itu. Yang dibahas disini adalah cukup simple : tanam bibit, tuai buah. Dengan asumsi, klien adalah orang yang baik, maka freelancer dapat memberi satu – dua servis secara gratis, untuk membangun loyalitas klien. Berikut adalah contoh kasus pada freelance designer dan coder.
Seorang freelance designer sedang mengerjakan design web sebuah group band. Setelah selesai, designer tersebut memberikan bonus “monthly calendar desktop wallpaper”. Disini, klien diuntungkan dengan adanya desktop calendar yang memperkuat company branding. Jika sampai direlease, maka kemungkinan besar klien akan membutuhkan desktop wallpaper design untuk bulan – bulan berikutnya. Tentunya, bulan berikutnya designer tidak akan memberi design dengan free. Jadilah, freelance designer tersebut mendapatkan fixed project perbulan :).
Lalu seorang freelance coder, sedang mengerjakan theme drupal pada sebuah situs majalah sport. Setelah pekerjaan drupal theme selesai, pada saat instalasi theme, coder tersebut melakukan serangkaian security test pada sistem tersebut. Sebut saja, sql injection, script injection, dan test – test lain nya. Lalu disusunlah laporan singkat tentang overall security dari sistem. Ketika mengetahui laporan security tersebut, kemungkinan besar coder tersebut akan mendapatkan project lanjutan sebagai security advisor dari situs majalah sport tersebut. Atau paling tidak, akan terbangun rasa “beruntung” sudah memperkerjakan coder tersebut untuk menangani project – project dalam situs majalah sport tersebut. Ketika seorang klien merasa diuntungkan, tanpa diminta, klien tersebut akan mempromosikan coder tersebut.

 It’s an easy thing to do, just do it!


Mengubah klien biasa menjadi klien tetap, ternyata mudah saja, bukan? Beberapa langkah praktis diatas jika dilakukan dengan kontinyu, akan mengantarkan seorang freelancer pada kehidupan yang lebih baik. Kuncinya adalah : dilakukan. Langkah – langkah tersebut diatas tidak akan memberikan manfaat, jika tidak dilakukan.

Thanks to : http://idesainesia.com
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html